Yesus Akan Mengadili Dengan Adil

Senin, 20 Desember 2021

Bacaan hari ini: Mazmur 9:8-11, Kisah Para Rasul 17:31 | Bacaan setahun: Mikha 1-3



“Dialah yang menghakimi dunia dengan keadilan dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran.” (Mazmur 9:9)

Seorang hakim pasti telah disumpah untuk mengadili setiap perkara dengan adil. Namun dalam kenyataannya, sudah bukan rahasia lagi banyak hakim mengadili tidak berdasarkan keadilan dan kebenaran, tetapi berdasarkan kepentingan pribadi atau tekanan kelompok tertentu.

Tidak demikian dengan Tuhan kita. Dalam Mazmur 9 ini, Daud 2 kali menyatakan TUHAN sebagai Hakim yang adil (ay. 5, 9a), yang mengadili dengan kebenaran (ay. 9b). Daud telah mengalami sendiri bahwa TUHAN membela perkara dan haknya dengan adil. Musuh-musuh, orang fasik juga telah mendapat hukumannya. Ayat-ayat ini tidak hanya bicara mengenai pengalaman Daud saja, tapi juga sebuah nubuatan mengenai Tuhan Yesus yang nanti akan menghakimi dunia dengan adil. Dalam KPR 17, dikisahkan Paulus menegur orang-orang di Atena yang beribadah kepada dewa-dewa. Terlebih, pada ayat 30-31 Paulus menegaskan bahwa Allah memberitakan agar semua manusia bertobat karena Allah telah menetapkan suatu hari, hari Ia akan menghakimi dunia dengan adil. Penghakiman ini sendiri akan dilaksanakan-Nya melalui Seorang yang telah ditentukan-Nya. Siapa yang dimaksudkan ini? Dengan adanya bukti tentang kebangkitan Tuhan Yesus, kita tahu bahwa Tuhan Yesus lah yang Allah tentukan untuk menghakimi dunia pada hari yang telah ditetapkan-Nya. Akan tetapi, bagaimana sikap Tuhan Yesus ketika menghakimi dunia? Dapat dipastikan bahwa Tuhan akan mengadili dengan adil, sesuai dengan karakter-Nya yang adalah adil. Tanpa pandang bulu; barangsiapa yang tidak bertobat dan tidak percaya kepada-Nya tentu akan mendapat penghukuman kekal. Namun bagi setiap orang yang bertobat dan sungguh-sungguh percaya kepada-Nya, ia akan mendapatkan pemenuhan janji keselamatan yang kekal.

Pernahkah kita memikirkan apa yang akan terjadi di hari penghakiman nanti? Selagi Tuhan masih memberi kesempatan, mari kita bertobat dan sungguh-sungguh percaya pada Tuhan Yesus sebagai Juruselamat pribadi kita. Mari kita mengisi hidup kita dengan hidup yang berkenan kepada Allah sebagai wujud nyata iman percaya kita kepada-Nya.

STUDI PRIBADI: Kapankah hari penghakiman akan terjadi? Apakah setiap kita sungguh-sungguh percaya akan adanya hari penghakiman tersebut?

Pokok Doa: Berdoalah agar setiap kita telah memiliki kepastian keselamatan dan siap menyambut hari penghakiman itu tiba, sehingga kita boleh bersama dengan Tuhan di Sorga kelak.

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *