Panggilan Kesalehan

Jumat, 26 Maret 2021

Bacaan hari ini: 2 Petrus 1:1-10 | Bacaan setahun: Ulangan 33-34, Yohanes 17



“Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib.” (2 Petrus 1:3, ITB)

Ketika seseorang menjadikan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi, maka orang tersebut mengalami kelahiran baru, dimana hidupnya yang lama (dosa dan segala keinginan dagingnya, hawa nafsu duniawi yang membinasakan) menuju kepada hidup baru yang berkemenangan. Untuk mencapai kemenangan itu, Petrus memberikan nasihat agar orang percaya serius atau berusaha dengan sungguh-sungguh (bdk. ay. 5 & 10).

Namun sayangnya masih begitu banyak orang Kristen yang hidup bagi dirinya sendiri, memuaskan keinginan dagingnya, dan tidak menaruh peduli terhadap sesama sehingga hidupnya menjadi batu sandungan bagi orang lain. Bila Petrus dua kali mengingatkan orang Kristen agar berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai kesalehan itu, maka apakah hal itu adalah sebuah keniscayaan? Dimana setiap orang percaya dengn segala daya, upaya, kehendak, dan tekad diarahkan kepada hal-hal untuk dapat mencapai kesalehan. Dalam terang Injil, dengan segala daya dan upayanya setiap orang Kristen bisa melakukan hal yang baik, namun belum tentu benar, karenanya Firman Tuhan dalam ayat ke-3 menegaskan bahwa hanya melalui kuasa Ilahi atau pertolongan Roh Kudus saja maka hidup saleh dan benar di hadapan Tuhan, dapat terjadi. Harus diingat bahwa perjumpaan kita dengan Kristus menjadian kita adalah milik-Nya (bdk. 1 Kor. 6:20 dan Gal. 2:20) Semua itu berarti bahwa diri kita adalah milik Kristus sepenuhNya.

Hidup saleh adalah panggilan hidup orang percaya karena memang demikianlah seharusnya hidup orang Kristen. Untuk mencapainya, orang percaya harus memohon pertolongan Roh Kudus, sembari terus berusaha dengan segenap hati. Tanpa kuasa Ilahi, kita hanya mampu berbuat kebaikan tanpa kebenaran sejati; di luar Kristus kita tidak mampu berbuat apa-apa, sekeras apapun usaha yang kita lakukan, diperlukan ketundukan dan keberserahan kepada kuat kuasa Roh Kudus.

STUDI PRIBADI : Seperti apa orang lain mengenal Anda sebagai orang Kristen? Bagaimana cara Anda mengejar panggilan kesalehan hidup? Bagaimana peran Anda dan Roh Kudus untuk mencapai panggilan kesalehan?

Berdoalah : Tuhan Yesus, tolong kami Tuhan agar kami memiliki pengenalan yang benar akan Engkau, dan mau hidup setia dan taat seturut kehendak-Mu, Amin.

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *