Silwanus : Pelayan Terpercaya

Kamis, 25 Maret 2021

Bacaan hari ini: 1 Petrus 5:12-14 | Bacaan setahun: Ulangan 31-32, Yohanes 16



“Dengan perantaraan Silwanus, yang kuanggap sebagai seorang saudara yang dapat dipercayai, aku menulis dengan singkat kepada kamu untuk menasihati dan meyakinkan kamu... Berdirilah dengan teguh di dalamnya!” (1 Petrus 5:12, ITB)

Sebagian besar ahli sepakat bahwa Silwanus adalah juga Silas, rekan sepelayanan dan seperjalanan Paulus dalam pemberitaan Injilnya. Silwanus atau Silas diyakini menjadi salah seorang pemimpin pada gereja mula-mula yang bertugas mengajar jemaat dan namanya banyak muncul dalam catatan Lukas pada kitab Kisah Para Rasul serta disebut dalam surat-surat Paulus.

Petrus menyebut Silwanus sebagai seorang saudara, bukan dalam hubungan darah dan daging namun lebih dari itu sebagai saudara atau rekan sepelayanan yang dikenal sangat baik oleh Petrus. Menarik bahwa saat Petrus mendiktekan isi suratnya, ia menyebutkan nama Markus untuk dituliskan oleh Silwanus, dimana kita ketahui bahwa kedua orang tersebut adalah rekan sepelayanan Paulus, dengan segala dinamikanya. Bahkan semakin menarik bila kita mengingat bagaimana pasang surut hubungan antara Petrus dan Paulus, dimana dari bacaan hari ini terlihat perselisihan yang pernah terjadi di antara mereka tidak berbekas lagi, seperti uap tertiup angin, dengan penyebutan nama Silwanus dan Markus. Sebutan saudara yang dapat dipercayai atau setiawan dalam terjemahan lama (NIV: a faithful brother) adalah terjemahan dari kata Yunani, pistos, yaitu: mempercayai secara teguh, atau orang beriman atau yang kesetiaan teguh. Sebutan ini mengindikasikan bagaimana dalam dan hangatnya hubungan mereka, dimana Petrus, yang pada saat itu sangat mungkin sudah berusia lanjut, menaruh kepercayaan sepenuhnya dan sangat tertolong serta terberkati melalui kehadiran Silwanus yang dengan setia melayani Petrus.

Peran dan teladan Silwanus mengingatkan orang percaya untuk menunjukkan integritas dan kerendahan hatinya dalam pelayanan, bukan mengejar jabatan atau kedudukan, bukan berapa besarnya pelayanan atau peran yang diterima tapi bagaimana setiap orang melayani dengan penuh rasa syukur atas karunia Tuhan; melayani sepenuh hati dan totalitas, penuh kesetiaan dan kerendahan hati, menjadi pelayan yang terpercaya dan setiawan bagi jemaat demi kemuliaan Tuhan.

STUDI PRIBADI: Menurut Anda apa arti menjadi pelayan dan melayani? Teladan apa yang Anda dapat dari pelayanan Silwanus? Maukah Anda tetap melayani meski terlihat kecil?

Pokok Doa: Berdoa untuk para pemimpin gereja agar dapat berperan serta dalam membangun sinergi pelayanan bersama rekan-rekan pelayanan yang lain agar dapat menjadi berkat dan memuliakan Tuhan. 

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *