Hidup Bagi Kristus

Kamis, 19 November 2020

Bacaan hari ini: Filipi 1:27-30 | Bacaan setahun: Yehezkiel 4-6



“Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang aku melihat.     aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil.” (Filipi 1:27)

Di tengah kondisi zaman saat ini yang penuh dengan kesulitan dan pergumulan, orang yang percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Juruselamat haruslah menjadi teladan bagi orang-orang yang ada di luar Kristus, sehingga mereka dapat melihat Kristus yang hidup dalam diri orang percaya. Inilah yang menjadi pesan dari Rasul Paulus kepada jemaat yang ada di Filipi. Paulus mengharapkan supaya mereka benar-benar hidup bagi Kristus. Hidup bagi Kristus yang dimaksudkan oleh Paulus adalah :

Pertama, hidup berpadanan dengan Injil Kristus (ay. 27). Artinya, kita harus menjadikan Injil Kristus sebagai dasar atau patokan hidup kita; gaya hidup kita haruslah berdasarkan dengan Injil Kristus; dan walaupun kita menghadapi pergumulan hidup, tetap memiliki semangat yang terpancar dari Injil Kristus. Dalam ayat 27, kata “hidup” dalam bahasa Yunani dapat diartikan “kewargaan”, artinya supaya setiap orang yang percaya kepada Kristus, menjalani hidupnya dalam dunia ini sebagai warga sorga, yaitu hidup berpadanan dengan Injil Kristus. Paulus juga menuntut, sebagai warga sorga kita harus hidup penuh tanggung jawab. Tanggung jawab yang harus kita lakukan sebagai orang percaya yang berpadanan dengan Injil Kristus adalah teguh berdiri dalam satu roh, sehati sejiwa berjuang, tetap beriman kepada Kristus.

Kedua, siap menderita untuk Kristus (ay. 29-30). Seorang teolog Kristen, Matthew Henry, mengatakan, “menderita bagi Kristus merupakan karunia yang sangat berharga. Itu suatu kehormatan dan keuntungan yang besar, sebab dengan menderita bagi Kristus, kita dapat menjadi sangat berguna bagi kemuliaan Allah.” Di tengah-tengah penderitaan yang kita alami, Allah tetap setia memelihara kita setiap waktu, sehingga kuasa maut sekalipun tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah. Ingatlah bahwa penderitaan dan kesusahan kita menandakan bahwa kasih karunia Allah tetap menyertai kita. Oleh sebab itu, yang Tuhan harapkan dari kita adalah supaya kita tetap hidup setia sampai pada kesudahannya.

STUDI PRIBADI :
(1) Apakah yang dimaksud dengan hidup bagi Kristus?
(2) Apa arti hidup yang berpadanan dengan Injil Kristus?

Berdoalah : Tuhan Yesus, tolonglah kami, supaya kami bisa tetap hidup sesuai dengan Injil Kristus, melakukan semuanya sesuai dengan Injil Kristus dan menjadi saksi Injil bagi banyak orang, Amin.  

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *