Kita Yang Dipilih

Senin, 24 Agustus 2020

Bacaan hari ini: Roma 11:11-24 | Bacaan setahun: Mazmur 56-58, 2 Yohanes



“Adakah mereka tersandung dan harus jatuh? Sekali-kali tidak! Tetapi oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain, supaya membuat mereka cemburu.” (Roma 11:11)

Ketika Allah hendak menghukum orang berdosa, bukan berarti Allah itu kejam, tetapi hukuman Allah bagi orang berdosa merupakan sikap tegas dari pribadi Allah yang kudus. Kita perlu bersyukur oleh karena kita yang dahulu adalah orang-orang hukuman tetapi telah dimerdekakan di dalam Kristus. Sebagaimana dahulu kabar keselamatan yang dikerjakan Allah melalui bangsa Israel. Kini kabar baik itu telah kita terima sebab Paulus telah menjadi utusan Allah bagi orang-orang yang bukan Yahudi.

Ayat 11 dan 12, hendak memberitahukan kepada kita, bahwa bangsa Yahudi bersalah karena kekerasan hati mereka, sehingga berkat yang besar yaitu janji keselamatan dari Allah yang pernah mereka terima, akhirnya diberikan juga kepada bangsa-bangsa lain yang bukan Yahudi. Paulus juga memberitahukan kepada kita bahwa dengan jalan seperti itu dia berharap dapat menyadarkan bangsanya akan betapa besar berkat keselamatan yang Tuhan telah berikan.

Untuk itu, kita yang telah dipilih Allah untuk diselamatkan, kita punya tanggung jawab untuk menyaksikan keselamatan yang sudah kita terima. Kita telah melihat teladan Rasul Paulus; maukah kita seperti Paulus yang membawa kabar baik itu kepada orang lain yang belum mendengar dan menerima janji keselamatan Kristus? Ungkapan rasul Paulus bahwa, “aku adalah rasul untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi” kiranya mendorong kita, sebagai umat pilihan untuk membagikan kabar baik itu kepada “bangsa lain” yang belum berkesempatan mendengar janji keselamatan Kristus. Kita harus merendahkan diri dan menghormati Allah yang berbelas kasihan kepada kita. Jika kita menyadari bahwa kita seperti cabang zaitun liar yang dicangkokkan pada pohon zaitu sejati, maka tidak ada alasan untuk menyombongkan diri.

Mari saudaraku, jangan sia-siakan kesempatan yang Tuhan berikan, karena Tuhan memilih kita, Dia bukan hanya ingin menyelamatkan kita, tapi ingin memakai kita sebagai saksi atas kebesaran dan kemurahan-Nya.

STUDI PRIBADI : Bagaimanakah Anda dapat menyadari bahwa Anda sebagai umat pilihan Allah?

Pokok Doa : Berdoalah agar setiap jemaat Tuhan menyadari bahwa dirinya adalah umat pilihan Allah dan diteguhkan untuk menjadi saksi Kristus, di manapun mereka berada.  

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *