Allah Yang Memilih

Minggu, 23 Agustus 2020

Bacaan hari ini: Roma 11:1-10 | Bacaan setahun: Mazmur 53-55, 1 Yohanes 5



“Demikian juga pada waktu ini ada tinggal suatu sisa, menurut pilihan kasih karunia.” (Roma 11:5)

Ada orang-orang yang sulit menerima orang lain, yang pernah menyakiti hati mereka. Sulit untuk melepaskan pengampunan dan memilih untuk mengasihi. Ini dampak dari hati manusia yang telah dinodai dosa. Cenderung untuk melakukan sesuatu yang tidak berkenan di hadapan Tuhan daripada melakukan hal yang baik dan benar.

Roma 11:1-10, mengajarkan kita tentang pribadi Allah yang Mahakasih dan Mahaadil. Dia adalah Allah yang telah memilih kita menjadi umat-Nya. Sebagaimana kita pernah hidup dalam dosa dan mungkin masih bergumul dengan dosa-dosa yang masih kita lakukan sampai saat ini. Kita mungkin pernah dihantui ketakutan bagaimana jika Allah menolak diri kita. Namun Allah tidak seperti yang mungkin kita pikirkan, karena Allah telah memilih kita tanpa syarat. Sebagaimana umat Israel telah menolak Kristus, namun Allah tidak pernah menolak umat pilihan-Nya. Terbukti dari antara orang Israel, Allah telah memilih Rasul Paulus (ayat 1) sebagai umat pilihan yang dahulu juga pernah menolak Kristus (bdk. Kis. 26:11)

Paulus mengingatkan kita tentang kisah Elia yang datang kepada Allah menyampaikan situasi dan kondisi yang berat yang dia hadapi. Kemudian Allah sendiri yang memberitahukan kepada Elia bahwa Allah telah memilih tujuh ribu orang yang diselamatkan dari antara umat-Nya (ayat 2-4). Hal ini mengajarkan kepada kita bahwa Allah yang memilih adalah Allah yang juga memelihara umat pilihan-Nya.

Inilah bukti kasih karunia Allah yang begitu besar bagi orang percaya. Allah yang adil, berotoritas untuk menghukum semua orang berdosa tetapi malah memilih orang pilihan-Nya untuk diselamatkan oleh kasih karunia- Nya. Jika Allah memilih untuk menyelamatkan kita, maka kita tidak perlu ragu akan pemeliharaan-Nya dalam kehidupan ini. Yesus Kristus berjanji akan menyertai kita sampai pada kesudahannya. Kita tidak bisa lepas dari kedaulatan Allah yang telah memilih kita, maka sekarang kita hanya punya pilihan terbaik, yaitu setia dan taat kepada Allah yang telah memilih kita.

STUDI PRIBADI : Bagaimanakah respons Paulus akan menghidupi panggilannya sebagai umat pilihan Allah?

Pokok Doa : Berdoalah agar jemaat Tuhan makin diteguhkan dan dikuatkan iman-nya sebagai umat pilihan Allah, sehingga jemaat Tuhan tetap setia dan taat kepada panggilannya.  

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *