Penjala Manusia

Senin, 17 Februari 2020

Bacaan hari ini: Lukas 5:1-11 | Bacaan setahun: Imamat 23-24, Lukas 4



“Kata Yesus kepada Simon: Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia.” (Lukas 5:10, ITB)

Setelah berkunjung ke rumah mertua Simon Petrus, Yesus kemudian melanjutkan perjalanan pelayanan-Nya hingga pada satu masa Yesus kembali ke Pantai Danau Genesaret dan menjadikan perahu Petrus sebagai mimbar-Nya untuk mengajar orang banyak. Diceritakan kemudian bahwa setelah Yesus selesai mengajar orang banyak, Petrus tersungkur dan mengakui akan ketidak-layakkan dan keberdosaannya di hadapan Yesus,—setelah mukjizat penangkapan ikan yang hampir mengoyakkan jala mereka, dan di sinilah Yesus menyatakan bahwa Petrus yang adalah seorang nelayan yang dalam kesehariannya pergi untuk menangkap ikan guna memenuhi nafkahnya, dipanggil untuk melakukan sesuatu yang sangat berbeda, yaitu menjadi penjala manusia.

Patut direnungkan bagaimana respons Petrus dan rekan-rekannya pada saat itu. Alkitab mencatatnya, “Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, merekapun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus” (Luk. 5:11, ITB). Mengenai panggilan itu, Injil Markus mencatat bahwa, “Yesus berkata kepada mereka, Ikutlah Aku. Aku akan mengajar kalian menjala orang” (Mark. 1:17 BIS); ajakan mengikut Yesus bukan sekadar undangan santun kepada Petrus dan kawan-kawannya. Mereka memberi diri untuk menaati secara total; ungkapan meninggalkan segala sesuatunya mengindikasikan bahwa mereka meninggalkan profesi, meninggalkan keluarga untuk mengikuti kemana pun Yesus pergi dan belajar kepada-Nya, seluruh waktu, sepenuh hati, tenaga, jiwa-raga, dan pikiran yang hanya diarahkan kepada panggilan tersebut, meskipun dalam perjalanannya banyak hal menjadi batu ujian atas kemurnian panggilan itu.

Demikianlah, panggilan untuk menjadi penjala manusia adalah panggilan mulia bagi setiap orang percaya pada sepanjang zaman dan di manapun berada serta apapun profesinya, karena di manapun Tuhan menempatkan orang-orang percaya, setiap mereka harus menjadi penjala manusia yang dapat membawa orang-orang yang belum percaya kepada Yesus.

STUDI PRIBADI :
(1) Bagaimana Anda meresponi panggilan Yesus untuk menjadi penjala manusia?
(2) Menurut Anda, apakah artinya menjadi penjala manusia?

Pokok Doa : Berdoalah bagi jemaat Tuhan agar mereka dapat menggunakan hidupnya untuk memberitakan Injil bagi Tuhan di manapun mereka berada, menjadi berkat. 

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *