Sang Mesias Yang Dielu-Elukan

Jumat, 17 Desember 2021

Bacaan hari ini: Zakharia 9:9-10, Matius 21:1-9 | Bacaan setahun: Amos 7-9



“Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak- sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.” (Zakharia 9:9)

Pada bulan Oktober 2021, masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) dibuat heboh dengan beredarnya sejumlah foto dan video, yang menunjukkan seorang atlet peraih medali emas cabang olahraga Muaythai dalam PON XX Papua, Susanti Ndapataka, naik mobil pikap saat dijemput di bandara El Tari Kupang, pada Rabu (6/10) pagi. Polemik bermunculan karena penyambutan ini dianggap merendahkan seorang atlet yang telah berprestasi nasional mengangkat nama baik provinsi. Masyarakat berpendapat, seharusnya Susanti disambut dengan lebih meriah dan megah, bak seorang pahlawan.

Ketika hendak memasuki kota Yerusalem, Tuhan Yesus tahu bahwa setelah memasuki kota ini, cawan pahit penderitaan akan segera ditanggung-Nya. Inilah puncak dari pelayanan Tuhan Yesus, yang menunjukkan kasih-Nya dengan mati di atas kayu salib untuk menebus dosa umat manusia. Tetapi saat itu, masyarakat yang menyambut kedatangan-Nya dengan meriah – tidak berpikir demikian! Berbekalkan pengetahuan tentang reputasi pelayanan Tuhan Yesus, berpadanan dengan nubuatan dari Nabi Zakharia di masa lampau – mereka menyambut Tuhan Yesus sebagai Mesias dan Raja yang akan membawa bangsa Israel menuju kemenangan politis yang gilang gemilang! Tidak pernah terlintas dalam pikiran mereka bahwa Sang Mesias yang datang dengan damai ini akan menderita sengsara yang hina di kayu salib, untuk memberikan kemenangan yang sejati bagi kita semua atas kutuk dosa!

Hari ini, di dalam terang Roh Kudus, kita sudah mengetahui kuasa dan karya dari Tuhan Yesus. Sesungguhnya, Dialah Mesias, Juruselamat yang telah menebus kita dari dosa dan memberikan kita damai sejahtera sorga yang abadi. Dengan pengenalan ini, marilah kita mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan-Nya yang kedua kali dengan lebih meriah lagi! Marilah kita membawa segenap diri sebagai sebuah persembahan yang hidup dan yang berkenan kepada-Nya.

STUDI PRIBADI: Apakah saat ini Anda sudah benar-benar mengenal Tuhan Yesus sebagai Sang Mesias, Juruselamat pribadi kita?

Pokok Doa: Pada masa penantian kedatangan Kristus kedua kali ini, marilah kita doakan saudara-saudara yang belum menerima anugerah keselamatan dari Sang Mesias, Tuhan Yesus Kristus.  

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *