Kematian Yang Menghidupkan

Kamis, 27 Mei 2021

Bacaan hari ini: Wahyu 11:11-14 | Bacaan setahun: 2 Raja-Raja 15-16, 1 Korintus 14



“...dan orang-orang lain sangat ketakutan, lalu memuliakan Allah yang di sorga.” (Wahyu 11:13)

Bagian ini adalah kelanjutan dari pembacaan dan perenungan hari kemarin, dimana kedua saksi Tuhan menjadi teladan bagi orang percaya, juga menjadi saksi bagi Kristus sesuai panggilannya.

Dalam bacaan hari ini digambarkan bagaimana keadaan kedua orang saksi Tuhan yang telah mengalami kematian dan yang disambut dengan penuh sukacita selama tiga hari setengah. Perayaan ini mungkin disebabkan oleh nubuatan dan perbuatan mereka yang mencengangkan selama mereka ada di dunia selama seribu dua ratus enam puluh hari, atau empat puluh dua bulan, atau lebih kurang tiga setengah tahun, menurut perhitungan literal.

Konteks bacaan hari ini ada dalam rangkaian penglihatan kedua tentang tujuh sangkakala yang dimulai dari Wahyu pasal 8, dimana pasal 10:1-11:13 ini sebagai interlude yang ditandai dengan berakhirnya celaka yang kedua dan datangnya celaka yang ketiga, yang diiringi dengan tiupan sangkakala ketujuh sebagaimana tercatat dalam ayat-ayat akhir pasal ini. Seorang ahli bernama Bauckham berpendapat bahwa interlude kedua ini, sama seperti yang pertama, juga berfungsi untuk menunjukkan mengenai penundaaan penghakiman. Penundaan itu bertujuan supaya umat Allah dapat menjalankan tugas mereka sebagai saksi.

Bagi orang percaya, kematian bukanlah hal yang menakutkan, dan sesungguhnya kematian adalah sesuatu yang alami, setiap yang hidup pasti akan mati. Sesuatu yang wajar, karena tidak ada manusia yang tidak akan mati, semua orang akan mengalaminya, namun yang menjadi persoalan adalah hidup dan kematian yang bagaimanakah yang kita harapkan? Hidup, lalu kematian kedua saksi, kemudian kehidupan mereka kembali adalah contoh bagaimana mereka bukan hidup untuk diri mereka sendiri, melainkan melalui hidup, kematian dan kehidupan mereka kembali telah menjadi kesaksian bagi banyak orang dan lebih dari semuanya itu, bertujuan untuk memuliakan nama Tuhan.

STUDI PRIBADI : Hidup yang bagaimana yang sedang Anda hidupi saat ini? Sudahkah Anda menjadi kesaksian bagi orang-orang di sekitar anda?

Pokok Doa : Berdoalah agar hidup orang Kristen dapat menjadi kesaksian yang nyata tentang Kristus melalui perbuatan kasih yang diwujudkan dalam tindakan setiap hari. 

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *