Teteleslai

Sabtu, 30 Mei 2020

Bacaan hari ini: Yohanes 19:16b-30 | Bacaan setahun: 2 Raja-Raja 21-22, 2 Korintus 1



“Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: Sudah Selesai.” (Yohanes 19:30)

Akhir dari pelayanan Tuhan Yesus di dunia diproklamirkan dalam sebuah laporan singkat melalui seruan penting: “Sudah Selesai.” Frasa ini dalam bahasa Yunani adalah “tetelestai” yang berarti “sudah genap (fulfill).”

Yesus tahu bahwa sebentar lagi Dia akan meninggalkan dunia. Sekarang tidak ada lagi alasan untuk Yesus tinggal di dunia; semuanya sudah selesai. Mengapa selesai? Bukankah Yesus belum mati dan belum bangkit, karena kebangkitan-Nya justru berperan penting dalam tujuan inkarnasi-Nya. Sudah selesai artinya adalah: apa yang telah ditugaskan Bapa kepada-Nya sudah Tuhan selesaikan di atas salib. Tidak ada satu manusiapun yang dapat menghalangi-Nya untuk menggenapi rencana dan tujuan Allah di dalam dunia. Segala yang dinubuatkan di dalam Alkitab dari Perjanjian Lama tentang Mesias sudah digenapi dengan sempurna melalui kematian sang Anak Manusia.

Penghinaan kepada Sang Anak Manusia telah dikalahkan melalui ketataan-Nya mati di kayu salib. Penghinaan, penderitaan dan deraan berakhir sudah. Masa penderitaan sudah lewat, diganti masa kemenangan yang di depan mata. Tujuan kedatangan-Nya untuk menjadi perantara perdamaian antara manusia dan Allah, sudah selesai. Rekonsiliasi antara Sang Pencipta dan ciptaan telah dimediasi oleh Sang Penebus.

Seruan “tetelestai” memiliki makna bahwa tujuan inkarnasi Yesus telah selesai, namun tugas manusia untuk memberitakan Sang Penebus telah dimulai. Kita memiliki hak istiwima untuk memberitakan keselamatan yang dari pada-Nya. Keselamatan yang diberikan bukan hanya bagi Israel tapi bagi seluruh dunia. Apakah Anda sudah siap untuk memberitakan Injil keselamatan kepada semua orang, di manapun Tuhan menempatkan Anda untuk tinggal? Mampukah Anda setia sampai mati, sampai tugas kita di dunia ini sudah selesai?

STUDI PRIBADI : Apakah makna seruan “tetelestai” dan apa tugas Anda selama masih ada kesempatan hidup di dunia ini?

Pokok Doa : Berdoalah supaya setiap kita mampu berjuang, menjadi saksi Kristus dan memberitakan Injil bagi setiap orang di sekitar kita, baik melalui perbuatan, perkataan dan cara hidup kita sehari-hari. 

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *