Pencobaan

Jumat, 14 Februari 2020

Bacaan hari ini: Lukas 4:1-15 | Bacaan setahun: Imamat 17-18, Lukas 1



“Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik.” (Lukas 4:13)

Baru saja Yesus dibaptis dan Allah memproklamirkan Yesus sebagai Anak Allah (Lukas 3:22). Yesus yang penuh dengan Roh Kudus justru dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun. Di padang gurun, Yesus berpuasa 40 hari 40 malam dan dicobai Iblis begitu rupa. Apa yang dapat kita pelajari dari pencobaan yang dialami oleh Yesus?

(1). Saat hidup dipenuhi Roh Kudus tidak berarti bebas dari pencobaan (ay. 1-2a). Justru ketika semakin dekat dengan Tuhan, Iblis semakin giat mencari cara agar kita jatuh ke dalam dosa dan tidak menaati Tuhan. Inilah yang harus selalu kita waspadai; janganlah kita merasa bebas dari godaan karena kita dekat dengan Tuhan.

(2). Iblis menyerang titik lemah kita. Saat Yesus merasa lapar karena berpuasa, tidak ada makanan di padang gurun, maka Iblis mencobai Yesus dengan menyuruh-Nya mengubah batu menjadi roti dengan menggunakan kuasa-Nya sebagai Anak Allah (ay.2b-3). Apa yang dikatakan Iblis terdengar masuk akal, namun menjebak. Tugas kita adalah menyadari titik lemah kita masing-masing yang biasanya berkaitan dengan pemenuhan keinginan dan kebutuhan kita. Waspadalah bila ada pemikiran, masukan “jalan pintas” yang sepertinya masuk akal demi memenuhi kebutuhan atau keinginan kita.

(3). Hadapilah pencobaan dengan kebenaran Firman Tuhan. Yesus menghadapi pencobaan Iblis hanya dengan menggunakan kebenaran Firman Tuhan (ay. 4, 8,12). Oleh sebab itu kita harus tahu mana yang benar dan mana yang salah berdasarkan Firman Tuhan, karena hanya Firman Tuhanlah sumber kebenaran. Firman Tuhan kita gunakan sebagai senjata pedang Roh untuk melawan tipu daya Iblis (Efesus 6:17).

(4). Iblis tidak mudah menyerah. Ketika gagal mencobai Yesus di padang gurun, memang Iblis pergi tapi Iblis tidak berhenti untuk mencobai Yesus karena ia menunggu waktu yang baik untuk mencobai lagi (ay. 13). Saat kita berhasil menang atas godaan Iblis, janganlah kita menjadi lengah karena Iblis tidak begitu saja menyerah. Iblis bisa melancarkan serangan kapanpun, untuk menunggu kesempatan yang tepat.

STUDI PRIBADI :
(1) Mengapa Yesus harus mengalami pencobaan dari Iblis ?
(2) Apa tujuan Iblis mencobai kita ?

Pokok Doa : Berdoalah agar anak-anak Tuhan selalu waspada, berkomitmen untuk mencintai firman Tuhan dan bergaul dekat dengan Tuhan sehingga kita boleh menang melawan godaan iblis dengan pertolongan Tuhan.

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *