Hadiah Untuk Tuhan

Rabu, 28 November 2019

Bacaan hari ini: Matius 2:1-12 | Bacaan setahun: Yehezkiel 28-30



“Maka masuklah mereka dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.” (Mat. 2:11, TB)

Suatu ketika saya berkesempatan untuk hadir dalam sebuah ibadah hari Minggu. Ibu pendeta di gereja itu sedang berulang tahun dan seluruh jemaat mengundang beliau maju untuk didoakan. Seorang penatua menanyakan pokok doa untuk didoakan dan jawaban ibu pendeta itu sangat berkesan bagi saya. Ia berkata: “Saya sering minta sama Tuhan. Pada hari ulang tahun ini, saya minta supaya saya peka dan tahu apa yang Tuhan mau minta dari saya. Saya mau memberi hadiah kepada Tuhan.” Di hari ulang tahunnya, dia rindu memberi hadiah untuk Tuhan.

Dalam nas yang kita renungkan hari ini, para majus juga datang untuk merayakan kelahiran Yesus. Dari negeri jauh mereka datang memberikan persembahan mas, mur dan kemenyan. Mereka datang untuk menyembah Yesus, Raja di atas segala raja. Matius 2:1-2 menuliskan: Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” Mereka memberikan pemberian yang terbaik untuk Tuhan. Matius 2:10-11 menuliskan demikian: “Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.”

Kita tentu sering meminta banyak hal kepada Tuhan di dalam doa-doa kita. Kita minta Tuhan memberkati, mencukupkan, dan memelihara hidup kita. Tetapi, pernahkah kita memberikan hadiah untuk Tuhan kita? Mari kita meminta Tuhan untuk memberikan kepekaan kepada kita untuk mengerti kehendak Tuhan. Sehingga kita menjadi orang Kristen yang lebih dewasa, bukan hanya terus meminta, tetapi juga memberi bagi Tuhan.

STUDI PRIBADI :
(1) Ambillah waktu untuk bersyukur kepada Tuhan dan bukan hanya meminta kepada Tuhan.
(2) Ambillah waktu untuk berpuasa dan mengerti apa yang jadi kehendak Tuhan dalam hidup Anda.

Pokok Doa : Berdoalah agar Anda dan anggota keluarga Anda bertumbuh secara iman menjadi orang Kristen yang dewasa dan belajar memberikan seluruh hidup ini kepada Tuhan.

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *