Ayub Dipulihkan

Bacaan hari ini: Ayub 42:7-17 
“Lalu Tuhan memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan Tuhan memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu.” (Ayub 42:10)

Kisah Ayub sebenarnya adalah gambaran nyata kehidupan manusia. Kita seringkali menjumpai ada orang-orang baik yang mengalami penderitaan. Dalam kisah Ayub ini kita belajar bahwa penderitaan dalam hidup orang benar pun diizinkan oleh Tuhan. Kata ”diizinkan oleh Tuhan” jangan langsung membuat kita menyimpulkan bahwa Allah dalam kedaulatan-Nya bertindak semena-mena, sesuka hati dan menganggap kita hanya seperti boneka mainan yang hidupnya ”dipermainkan.”

Ayub dalam pergumulannya yang panjang sempat mengatakan hal-hal yang tidak tepat tentang Allah, namun pada akhirnya ia menyadari kesalahannya dan Tuhan memulihkan hidupnya. Ayub menjadi teladan bagi kita untuk tetap bertekun dalam Tuhan di tengah penderitaan yang terkadang kita tidak mengerti untuk tetap percaya bahwa Tuhan itu baik dan segala yang dikerjakan-Nya adalah baik bagi kita.

Teman-teman Ayub mengatakan hal-hal yang tidak benar tentang Tuhan yang menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki pengenalan yang benar akan Tuhan dan bahkan dengan ”kejam” telah menuduh Ayub. Tetapi Tuhan memulihkan martabat Ayub di hadapan teman-temannya, dengan menunjukkan kesalahan mereka dan meminta Ayub menjadi perantara untuk meminta pengampunan bagi mereka di hadapan Tuhan.

Kesetiaan Ayub pada Tuhan membuahkan hasil luar biasa. Hidupnya dipulihkan Tuhan. Tuhan memberikan bagi Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. Hubungan dengan keluarga dan teman-temannya dipulihkan dan Tuhan berikan umur yang panjang untuk menikmati semua berkat yang dilimpahkan oleh Tuhan dalam sisa hidupnya.

Belajar dari kehidupan Ayub, kita janganlah mengikut Tuhan dan setia kepada-Nya hanya karena kita mengharapkan Ia memberkati kita. Tidak semua orang yang mengalami pencobaan dan pergumulan berat di dunia kemudian hidup berakhir bahagia seperti Ayub, tetapi kita percaya bahwa Ia memberikan upah kepada setiap kita yang setia kepada-Nya sampai akhir. Kiranya Tuhan menolong kita sekalian.

STUDI PRIBADI:

  1. Mengapa Tuhan memulihkan keadaan Ayub setelah meminta doa untuk sahabat-sahabatnya?
  2. Apa yang diajarkan oleh Tuhan kepada kita melalui bagian ini?

DOAKAN BERSAMA: Doakanlah agar jemaat Tuhan yang saat ini dalam pergumulan hidup, tidak meragukan kasih dan kebaikan Tuhan, boleh tetap setia daman iman dan pengharapannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *