Tuhan Mahakuasa

Bacaan hari ini: Ayub 41 
“Apa yang ada di seluruh kolong langit, adalah kepunyaan-Ku.” (Ayub 41:2b)

Dalam kisah ini, Ayub berusaha membela dirinya di hadapan Tuhan. Ayub mempertanyakan keadilan Tuhan atas apa yang menimpa dirinya. Seolah-olah Ayub menyalahkan Tuhan atas apa yang terjadi kepada dirinya. Tapi Tuhan menantang Ayub, menjawab pembelaan Ayub menggunakan gambaran dua binatang yang kuat, untuk menyampaikan kebenaran-Nya kepada Ayub. Gambaran pertama adalah “behemot,” binatang yang merupakan simbol binatang buas dan kuat di daratan, oleh LAI diterjemahkan “kuda nil.” Kedua, buaya dalam bahasa aslinya adalah “lewiatan,” lebih tepat diterjemahkan “monster laut.” Tampaknya Lewiatan ini mengambarkan makhluk laut yang panjang.

Dua hewan ini menggambarkan binatang yang sangat kuat, yang hampir mustahil ditaklukkan oleh seseorang. Pada intinya buaya (lewiatan) ini menggambarkan binatang yang kuat, dengan beberapa kemustahilan jika berusaha ditaklukkan manusia. Mustahil untuk mengimpil lidah seekor buaya dengan tali dan mencocok rahangnya dengan kaitan. Tidak ada senjata yang sanggup untuk mengalahkannya, bahkan besi pun dirasakan selembut jerami. Kemustahilan yang lain adalah bahwa binatang ini akan berkata-kata yang lembut, membujuk untuk tidak ditangkap. Tidak mungkin untuk menjadikannya binatang peliharaan. Bahkan, meletakkan tangan di atas kepalanya saja orang tidak akan berani. Binatang ini digambarkan sebagai raja atas segala binatang yang ganas.

Artinya ialah menantang monster laut itu mustahil dilakukan manusia, maka tentu adalah sebuah kemustahilan untuk menantang Tuhan. Apabila tidak ada seorangpun mampu bahkan berani meletakkan tangannya di atas kepala buaya ini, maka adalah sebuah kebodohan jika manusia bepikir untuk melawan Tuhan. Allah berdaulat atas segala sesuatu di dunia ini dan Allah melakukan segala sesuatu sesuai kehendak-Nya. Mustahil untuk memahami pikiran dan rencana Allah dalam kehidupan manusia. Allah adalah Tuhan yang mengendalikan segala isi bumi termasuk binatang yang buas itu, dan Allah juga yang berkuasa atas diri setiap umat-Nya.

STUDI PRIBADI:

  1. Apa saja dari pembacaan hari ini yang menunjukkan kemahakuasaan Tuhan?
  2. Dapatkah kita menantang Tuhan atas segala yang terjadi dalam hidup kita?

DOAKAN BERSAMA: Berdoalah supaya kita diberikan hikmat oleh Tuhan untuk dapat memahami rencana Tuhan dalam hidup kita dan menyerahkan hidup kita dalam kedaulatan Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *