Bagaimana Kita Menegur ?

Jumat, 25 Desember 2020

Bacaan hari ini: 1 Timotius 5:1-2 | Bacaan setahun: Zefanya



“...tegorlah dia sebagai bapa. Tegorlah orang-orang muda sebagai saudaramu, perempuan-perempuan tua sebagai ibu dan perempuan-perempuan muda sebagai adikmu dengan penuh kemurnian.” (1 Timotius 5:1, 2)

Dalam bagian Firman Tuhan yang sudah kita baca hari ini, Paulus mengajarkan kepada Timotius, anak rohaninya yang masih muda, untuk memperhatikan orang-orang di sekitarnya, khususnya jemaat yang ada di Efesus.

Sebagai seorang pemimpin muda, Timotius menghadapi sebuah realita bahwa beberapa dari jemaat yang dilayaninya hidup tidak selaras dengan Injil bahkan ada pengajaran yang menyesatkan jemaat. Untuk itu, Timotius punya tugas penting untuk mengarahkan jemaat dan menegur setiap kesalahan yang ada. Paulus tahu bahwa Timotius yang masih muda belum memilik banyak pengalaman. Oleh sebab itu, Paulus memberitahu Timotius bagaimana ia harus menegur setiap jemaat mulai dari yang muda sampai yang tua, perempuan maupun pria.

Beginilah Timotius harus menegur: kepada para pria yang lebih tua, Paulus mau agar Timotius menganggap mereka seperti bapanya dan kepada peremuan yang tua, Timotius perlu memperlakukannya layaknya seorang ibu. Kata bapa dan ibu yang digunakan di sini memilik arti orang tua kandung. Dengan demikian ketika Timotius menegur mereka yang lebih tua dari dia, maka teguran itu harus dengan rasa hormat layaknya seorang anak menghormati orang tuanya. Demikian kepada pria yang lebih muda, Timotius perlu menegur mereka layaknya menegur seorang saudara. Kepada yang perempuan yang lebih muda, Paulus mau Timotius dengan kemurnian menasihati mereka layaknya seorang adik. Nasihat yang penuh kemurnian menolong orang terlepas dari kecemaran dosa yang berhubungan dengan masalah seksual.

Sekarang kita diajarkan bagaimana kita harus berelasi dan menegur orang yang lebih tua atau lebih muda dari kita. Intinya adalah menegur dengan rasa hormat, penuh kasih dan kemurnian sebagaimana orang percaya hidup layaknya sebagai keluarga Allah di dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

STUDI PRIBADI : Prinsip apakah yang diajarkan Firman Tuhan untuk kita terapkan pada saat kita ingin berelasi dengan orang lain?

Pokok Doa : Berdoalah agar kiranya Tuhan menolong setiap keluarga Tuhan untuk boleh hidup saling menghormati dan juga mengasihi dalam berelasi dengan sesamanya.  

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *