Orang Yang Lemah Dan Orang Yang Kuat

Senin, 31 Agustus 2020

Bacaan hari ini: Roma 15:1-23 | Bacaan setahun: Mazmur 75-76



“Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah.” (Roma 15:7)

Dalam bagian ini, Paulus berbicara mengenai dua kelompok orang percaya di Roma, yaitu orang yang lemah dan orang yang kuat. Pada bagian ini, Paulus memberitahukan kepada mereka apa yang seharusnya mereka lakukan.

Dalam ayat 1-4, berbicara mengenai permintaan Paulus kepada mereka yang kuat, yang mana mereka yang kuat harus menanggung yang lemah, yaitu dengan tidak mementingkan kepentingan mereka sendiri, namun sebaliknya orang yang kuat haruslah melakukan sesuatu yang penting untuk sesamanya, yaitu membangun kerohaniannya. Alasan mengapa mereka harus lakukan ini adalah karena Kristus sudah melakukannya.

Ayat 5-6 merupakan permohonan Paulus kepada yang lemah maupun yang kuat supaya mereka hidup rukun satu dengan yang lain, dan juga memiliki kesatuan hati dengan demikian melalui kehidupan mereka, baik itu yang lemah maupun yang kuat, agar nama Allah dipermuliakan. Pada ayat 7-12, orang yang lemah dan orang yang kuat harus menerima satu dengan yang lain, sama seperti Allah ketika Dia datang ke dalam dunia ini, demi untuk memberikan keselamatan kepada umat manusia tanpa terkecuali, Kristus ingin semua bangsa mengenal-Nya dan memulikan-Nya.

Sebagai sesama orang Kristen, kita harus dapat saling menerima satu dengan yang lain, karena Kristus mau menerima kita orang yang berdosa dan mau mengampuni kita, sehingga sebagai orang yang sudah menerima keselamatan dalam Kristus, kita harus memiliki kesatuan hati di dalam Kristus. Kesatuan di dalam Kristus berarti harus menerima orang lain yang sama di dalam Kristus dan tidak hanya memikirkan kesenangan diri sendiri, karena Kristus juga tidak hidup mencari kesenangan-Nya sendiri. Ketika kita hidup dalam kesatuan dan tidak ada keegoisan di antara kita, maka Kristus dapat hidup melalui diri kita.


STUDI PRIBADI :
Dari renungan kita hari ini, apakah yang harus dilakukan oleh orang yang lemah dan orang yang kuat? Maukah kita melakukannya?

Pokok Doa : Berdoa bagi orang percaya supaya mereka memiliki kesatuan hati dan memperhatikan kebutuhan orang lain dalam hal kerohanian. Dalam posisi kita, kita melakukan untuk kemuliaan nama Tuhan. 

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *