Ketika Tuhan Turun Tangan

Jumat, 19 Juli 2019

Bacaan hari ini: Yehezkiel 3 | Bacaan setahun: Ayub 5-7, 2 Timotius 4

 

“Beginilah Aku tentukan bagimu: Berapa tahun hukuman kaum Israel, sekian harilah engkau menanggung hukuman mereka, yaitu tiga ratus sembilan puluh hari” (Yehezkiel 4:5)

Munculnya simbol-simbol yang menggambarkan pengepungan atas Yerusalem kelak, menjadi gambaran yang ada dalam penglihatan nabi Yehezkiel. Secara harafiah, memang gambaran ini terlihat mengerikan dan sulit untuk dilakukan. Namun kita tidak dapat mengartikan semua simbol itu secara harafiah. Gambaran yang diterima nabi Yehezkiel menunjukkan secara jelas nasib bangsa Israel yang tidak taat kepada ketetapan Allah.

Penghukuman yang Allah nyatakan telah menjadi sesuatu yang dekat ketika bangsa itu meratap dalam pembuangan. Kesempatan demi kesempatan yang Allah berikan sejak dulu kini mulai mendekati akhirnya. Allah sendiri yang turun tangan dan menjadi terlihat kejam dalam gambaran kehancuran yang akan diterima oleh bangsa Yehuda, dan secara khusus hancurnya kota Yerusalem.

Yehezkiel 5:7-9 menuliskan: “Sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Oleh karena engkau lebih jahat daripada bangsa-bangsa yang di sekitarmu dan kelakuanmu tidak selaras dengan ketetapan-ketetapan-Ku dan engkau tidak melakukan peraturan-peraturan-Ku, bahkan engkau melakukan peraturan-peraturan bangsa-bangsa yang di sekitarmu, sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku, ya Aku sendiri akan menjadi lawanmu dan Aku akan menjatuhkan hukuman kepadamu di hadapan bangsa-bangsa. Oleh karena segala perbuatanmu yang keji akan Kuperbuat terhadapmu yang belum pernah Kuperbuat dan yang tidak pernah lagi akan Kuperbuat.” Namun demikian, seharusnya kita melihat bahwa bangsa Israel lah yang telah berulangkali mengecewakan Tuhan sejak mereka bebas dari Mesir hingga masa-masa kerajaan, merupakan tindakan yang lebih kejam.

Mari kita melihat bangsa Israel sebagai contoh yang nyata bahwa ketaatan terhadap perintah Tuhan tidak boleh disepelekan. Jangan sampai teguran Tuhan datang ketika kita tidak berbalik dari segala perbuatan yang tidak menyenangkan Tuhan.

STUDI PRIBADI : Mengapa Allah harus turun tangan dalam memberikan hukuman kepada bangsa Israel ? Berikan pendapatmu ?

Pokok Doa : Doakanlah kerohanian setiap kita untuk dapat hidup taat dan menyenangkan hati Tuhan. Doakan agar setiap kita melihat teguran Tuhan sebagai bentuk bahwa Tuhan mengingatkan kita untuk berbalik kepada-Nya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *