7 Desember 2025

  Snow

Ringkasan Khotbah
7 Desember 2025
Bahan Pertemuan Kelompok Kecil

DAMAI YANG DINANTIKAN

Jika pada Adven Pertama kita melihat bagaimana nubuat Nabi Yesaya bahwa akan lahir seorang Juruselamat yang akan membebaskan manusia berdosa, kini pada Adven Kedua, kita menyaksikan penggenapan janji itu. Dalam perikop ini, para gembala menjadi tamu undangan pertama yang mendengar berita Natal setelah bayi Yesus lahir. Berita itu menuntun mereka untuk melihat bayi Yesus. Dan ini menjadi peristiwa sukacita yang fenomenal karena siapakah gembala yang boleh diundang melihat Sang Raja Alam Semesta?

Ada dua hal yang menjadi latar belakang kisah ini. Pertama, kisah ini melibatkan para gembala. Dalam konteks Lukas, para gembala dipandang sebagai perwakilan dari mereka yang hina dan rendah. Pada masa itu, gembala bukan sekadar mengarah kepada sebuah pekerjaan melainkan juga sebuah status. Dimana status tersebut selalu dikaitkan dengan golongan rendah bahkan tidak memiliki hak kesetaraan hukum yang sama dengan pedagang, bahkan golongan pemerintah. Kedua, Lukas mencatat bahwa para gembala menjaga di luar di waktu malam (2:8). Para gembala sedang berjaga-jaga dari bahaya binatang buas dan pencuri. Kadangkala kawanan pemangsa datang dan memaksa mereka melarikan diri. Jadi, mereka jarang menikmati kenyamanan dan ketenangan di malam hari. Mereka melewati malam dengan kewaspadaan dan ketakutan.

Situasi di malam itu diliputi kegelapan. Lukas menciptakan kontras yang jelas dengan penampakan malaikat yang disertai dengan kemuliaan (2:9). Kemuliaan Allah yang wajarnya ada di bait Allah, sinagoge-sinagoge kini datang di tengah-tangah ladang. Sesuatu yang tidak biasa sedang terjadi. Tidak heran, para malaikat menenangkan mereka dengan ucapan: “Jangan takut” (2:10). Sebaliknya, malaikat itu mengatakan “Sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa.” (good news of great joy – dalam beberapa versi inggris). Berita itu berkata, “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” (2:11). Dan Sang Juruselamat itu dibungkus lampin dan terbaring di dalam palungan. Mungkin pada saat itu ada beberapa bayi yang dibungkus dengan lampin, tetapi tidak terbaring di kandang binatang. Hal ini menunjukkan bahwa Ia menjadi sama seperti manusia yang bahkan terhina dan terbuang. Ia menjadi tidak lebih dari seorang gembala.

Melalui kisah ini paling tidak kita belajar dua hal. Pertama, siapa yang tergolong keluarga Allah? Dalam sebuah pesta kelahiran tentu keluarga menjadi orang yang paling terdekat yang mendengar berita sukacita ini. Namun, dalam kelahiran dan pelayanan Yesus, Ia justru merangkul orang-orang yang terasingkan. Gembala menjadi seseorang yang seharusnya tidak diperhitungkan. Pakaian mereka yang bau binatang, status rendah mereka di masyarakat, kuku mereka yang kotor, rupanya tidak mendiskualifikasi mereka untuk menerima damai sejahtera Tuhan. Kabar baik tentang kesukaan besar itu ditujukan untuk “seluruh bangsa” (2:10) dan kita membaca kemudian, terutama untuk “orang-orang miskin” (4:18). Sang Raja yang rela menjadi miskin. Dia terbaring di sebuah palungan. Sebuah tempat makan binatang. Ia akan bau seperti layaknya para gembala. Dalam kerendahan dan terpinggirkan. Sungguh, “Berbahagialah hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah” (6:20). Jika Anda merasa diri miskin di hadapan Allah, dibuang, dan tidak dianggap, maka berbahagialah karena Anda adalah keluarga Allah.

Kedua, jika Anda hidup dalam ketakutan, ingatlah bahwa berita sukacita ini juga berlaku untuk Anda. Lukas mengontraskan antara “Great Fear” dengan “Great Joy” (dalam bahasa Yunani menggunakan kata yang sama yaitu μέγα “mega”). Joel B. Green mengatakan bahwa peristiwa ini disebut sebagai Axis Mundi, yang berarti pertemuan antara hal surgawi dengan yang manusiawi, antara yang kekal dengan manusia. Kegelapan malam tiba-tiba berubah menjadi terang yang berkilauan. Keheningan malam juga langsung pecah dengan nyanyian dari sejumlah besar bala tentara sorga (2:13). Para gembala yang dikuasai oleh ketakutan kini berubah menjadi sukacita yang besar (2:20). Seperti para gembala, kita yang mungkin dikuasai oleh ketakutan, membutuhkan berita sukacita ini. Allah yang transenden juga adalah Allah yang imanen yang beserta dengan kita untuk mengalahkan ketakutan kita. Inilah damai sejahtera yang dinanti-nantikan, oleh para gembala dan juga kita.


  1. Bagikan pada anggota yang lain apa hal yang paling membekas bagi Anda dari kotbah hari Minggu kemarin (Ilustrasi? Poin kotbah? Suasana hati Anda? Dsb)? Mengapa?
  2. Menurut Anda, apa yang menjadi ketakutan yang menguasai hidup manusia?
  3. Bagaimana Allah melenyapkan ketakutan kita?
  4. Sharingkan bagaimana diri Anda atau seseorang diubahkan oleh firman Tuhan?

    Tuliskan sebuah komitmen untuk mengisi hidup dengan sukacita dari Tuhan.


  1. Mengucap syukur atas damai sejahtera dari Allah melalui kelahiran Yesus Kristus.
  2. Doakan mereka yang masih hidup dalam ketakutan dan kegelisahan.
×

Lukas 2:8-20

Gembala-gembala

8 Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.

9 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.

10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:

11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

12 Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan."

13 Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya:

14 "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."

15 Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita."

16 Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan.

17 Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu.

18 Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka.

19 Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya.

20 Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.

×

Lukas 2:8

8 Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.

×

Lukas 2:9

9 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.

×

Lukas 2:10

10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:

×

Lukas 2:11

11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

×

Lukas 2:10

10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:

×

Lukas 4:18

18 "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku

×

Lukas 6:20

20 Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya dan berkata: "Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah.

×

Lukas 2:13

13 Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya:

×

Lukas 2:20

20 Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.

×

Markus 4:24

24 Lalu Ia berkata lagi: "Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah lagi kepadamu.

×

Markus 4:25

25 Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya."

×

Yohanes 16:2

2 Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.

×

Yohanes 14:27

27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.

×

Kolose 2:7

7 Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

×

Markus 4:8

8 Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, ia tumbuh dengan suburnya dan berbuah, hasilnya ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang seratus kali lipat."

×

Roma 1

Salam

1 Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah.

2 Injil itu telah dijanjikan-Nya sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi-Nya dalam kitab-kitab suci,

3 tentang Anak-Nya, yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud,

4 dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita.

5 Dengan perantaraan-Nya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya.

6 Kamu juga termasuk di antara mereka, kamu yang telah dipanggil menjadi milik Kristus.

7 Kepada kamu sekalian yang tinggal di Roma, yang dikasihi Allah, yang dipanggil dan dijadikan orang-orang kudus: Kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus.

Paulus ingin ke Roma

8 Pertama-tama aku mengucap syukur kepada Allahku oleh Yesus Kristus atas kamu sekalian, sebab telah tersiar kabar tentang imanmu di seluruh dunia.

9 Karena Allah, yang kulayani dengan segenap hatiku dalam pemberitaan Injil Anak-Nya, adalah saksiku, bahwa dalam doaku aku selalu mengingat kamu:

10 Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk mengunjungi kamu.

11 Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan kamu,

12 yaitu, supaya aku ada di antara kamu dan turut terhibur oleh iman kita bersama, baik oleh imanmu maupun oleh imanku.

13 Saudara-saudara, aku mau, supaya kamu mengetahui, bahwa aku telah sering berniat untuk datang kepadamu--tetapi hingga kini selalu aku terhalang--agar di tengah-tengahmu aku menemukan buah, seperti juga di tengah-tengah bangsa bukan Yahudi yang lain.

14 Aku berhutang baik kepada orang Yunani, maupun kepada orang bukan Yunani, baik kepada orang terpelajar, maupun kepada orang tidak terpelajar.

15 Itulah sebabnya aku ingin untuk memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma.

Injil itu kekuatan Allah

16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.

17 Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."

Hukuman Allah atas kefasikan dan kelaliman manusia

18 Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman.

19 Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka.

20 Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.

21 Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.

22 Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh.

23 Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar.

24 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka.

25 Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin.

26 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar.

27 Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.

28 Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas:

29 penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan.

30 Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua,

31 tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan.

32 Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang melakukannya.