Ringkasan Khotbah
9 November 2025
Bahan Pertemuan Kelompok Kecil
KELUARGA KRISTUS
Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku
Markus 3:35
Anda tentu memiliki keluarga! Dan kebanyakan orang mengakui, bahwa keluarga adalah tempat untuk berlindung, mendapatkan kasih sayang, dan belajar nilai-nilai kehidupan, tempat untuk pulang, berbagi suka dan duka, serta tempat untuk merasa aman maupun didukung dalam segala kondisi apapun. Itu benar! Namun apa arti “keluarga” bagi Anda secara pribadi? Jawaban Anda terhadap pertanyaan ini akan mempengaruhi pandangan Anda tentang keluarga dan sikap Anda di dunia ini.
Bacaan Alkitab hari ini, Markus 3:31-35, merupakan bagian dari rangkaian peristiwa yang sengaja dicatat Markus untuk menunjukkan sikap dan pandangan orang-orang Yahudi terhadap Yesus. Sebagian orang antusias dan tertarik dengan pengajaran dan mujizat yang dilakukan-Nya, sehingga mereka rela berbondong-bondong untuk mengerumuni Yesus. Bahkan ketika mereka mendengar Yesus berada dalam sebuah rumah, mereka pun segera datang dan mengerumuni-Nya. Yesus pun rela memberikan waktu dan tenaga-Nya untuk melayani mereka, hingga mereka tidak memiliki waktu untuk makan.
Namun tidak semua orang Yahudi memiliki antusiasme mendengar pengajaran dan rindu mengalami kasih-Nya seperti orang banyak tersebut. Para ahli Taurat merupakan kelompok pemuka agama yang membenci Yesus. Itulah sebabnya mereka menuduh Yesus telah melakukan mujizat dengan kuasa setan; dengan tuduhan itu diharapkan menimbulkan kerusuhan dan kebencian orang banyak terhadap Yesus.
Mendengar kabar viral sekaligus kontroversial tentang Yesus, kaum keluarga Yesus, yaitu Ibu dan sudara-saudara-Nya bermaksud menjumpai-Nya untuk membawa-Nya pulang. Bahkan mereka telah salah paham tentang pelayanan Yesus, sehingga mereka berpikir bahwa Yesus kurang waras. Ketika mereka telah tiba dan berdiri di luar rumah dimana Yesus mengajar, mereka meminta orang lain untuk memberitahukan kepada Yesus, bahwa ibu dan saudaranya berusaha menemui-Nya. Ketika mendengar perkataan orang tersebut, Yesus pun menjawab: “Siapakah Ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?”
Jawaban ini tidak bermaksud merendahkan mereka, atau Yesus tidak mengakui mereka sebagai keluarga-Nya. Sebaliknya, Yesus sedang menunjukkan sebuah dimensi “keluarga” yang lebih besar daripada keluarga secara jasmaniah (hubungan sedarah). Dimensi keluarga yang dimaksud-Nya adalah dimensi “keluarga Kerajaan Allah.” Yesus berkata: “Ini ibu-ku dan saudara-saudara-Ku! Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”
Nampaknya Yesus ingin menunjukkan bahwa dimensi keluarga Kerajaan Allah melampaui (lebih tinggi) dari hubungan keluarga sedarah. Hubungan ini terkait dengan Allah dan bersifat kekal. Jika hubungan keluarga sedarah bersifat terbatas dan lahiriah; maka hubungan keluarga dalam dimensi Kerajaan Allah bersifat luas (melampaui identitas suku maupun keluarga sedarah) dan kekal. Mereka yang takut akan Allah dan hidup melakukan kehendak-Nya, merekalah yang disebut kaum “keluarga Kristus.” Mereka adalah orang-orang yang sama seperti Yesus yang melakukan kehendak Bapa. Hidup mereka dipimpin dan tunduk pada pemerintahan Allah.
Implikasi dari dimensi keluarga Kerajaan Allah ini sepatutnya mendorong orang-orang percaya untuk hidup lebih saling mengasihi dan bersemangat dalam memajukan Kerajaan Allah di muka bumi ini, seperti yang Yesus perbuat; atau setidaknya mereka hidup serupa jemaat Kristus mula-mula, yang saling mengasihi, bertekun dalam pengajaran rasuli, bertekun dalam doa dan berbagi kasih nyata. Mereka menjadi komunitas yang mencerminkan Kristus dan pengajaran-Nya. Namun sayangnya, dimensi keluarga Kerajaan Allah ini justru terdistorsi oleh sikap-sikap egoistis, birokratif dan formalitas keanggotaan gereja. Akibatnya, gereja atau komunitas orang percaya, yang seharusnya penuh kasih sayang, saling melayani, dan menghidupi kehendak Allah menjadi tempat yang “terasing” bagi diri mereka sendiri. Charles Swindoll mengingatkan: “Kita duduk di ruang (gereja) yang sama, tetapi tidak saling mengenal. Kita beraktivitas bersama, tetapi merasa sendirian!” Karena itu, mari kita evaluasi dan perbaiki relasi kita sebagai “keluarga Kristus.” Kembangkan kasih persaudaraan dan saling mendorong dalam melakukan kehendak Allah Bapa. Soli Deo Gloria.
- Mengapa relasi persaudaraan di dalam Kristus lebih tinggi daripada relasi keluarga sedarah? Jelaskan alasannya!
- Apa syarat seseorang disebut “keluarga Kristus” dan bagaimana wujud nyata hidup sebagai “keluarga Kristus”?
- Menurut Anda, apakah gereja atau komunitas orang Kristen hari ini sudah mencerminkan hidup sebagai keluarga Kristus? Sebutkan alasannya!
- Apakah Anda telah menghayati identitas sebagai keluarga Kristus dan telah hidup sesuai maksud-Nya? Hal-hal apakah yang perlu Anda kembangkan dan lakukan agar Anda maupun komunitas Anda mencerminkan keluarga Kristus?
- Menurut Anda. apa yang seringkali menghalangi komunitas orang Kristus tidak efektif hidup sebagai keluarga Kristus?
- Hal apa yang akan Anda hidupi setelah menerima firman Tuhan ini?
- Maukah Anda berbagian dalam membangun kehidupan berjemaat sesuai identitasnya sebagai “keluarga Kristus”?
- Doakan agar GKA Gloria menjadi tempat bertumbuh bagi jemaat dan mengekspresikan hidup mereka sebagai keluarga Kristus.
- Berdoalah secara pribadi atau berkelompok untuk saling menguatkan dan menghidupi identitas diri sebagai keluarga Kristus.
Markus 3:31-35
Yesus dan sanak saudara-Nya
31 Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia.
32 Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya: "Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar, dan berusaha menemui Engkau."
33 Jawab Yesus kepada mereka: "Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?"
34 Ia melihat kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu dan berkata: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!
35 Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.
Yesaya 40:8
8 Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.""
Mazmur 119:89
89 Untuk selama-lamanya, ya TUHAN, firman-Mu tetap teguh di sorga.
1 Petrus 1:25
25 tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.
Yohanes 1:1
1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Matius 24:35
35 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.
1 Korintus 1:18
18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.
Roma 1:16
16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
Hosea 14:9-10
8 (14-9) Efraim, apakah lagi sangkut paut-Ku dengan berhala-berhala? Akulah yang menjawab dan memperhatikan engkau! Aku ini seperti pohon sanobar yang menghijau, dari pada-Ku engkau mendapat buah.
Penutup
9 (14-10) Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.
Hosea 14:9
8 (14-9) Efraim, apakah lagi sangkut paut-Ku dengan berhala-berhala? Akulah yang menjawab dan memperhatikan engkau! Aku ini seperti pohon sanobar yang menghijau, dari pada-Ku engkau mendapat buah.
Hosea 14:10
9 (14-10) Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.
Hosea 11 : 5-7
5 Mereka harus kembali ke tanah Mesir, dan Asyur akan menjadi raja mereka, sebab mereka menolak untuk bertobat.
6 Pedang akan mengamuk di kota-kota mereka, akan memusnahkan palang-palang pintu mereka, dan akan memakan mereka di benteng-benteng mereka.
7 Umat-Ku betah dalam membelakangi Aku; mereka memanggil kepada Baal dan berhenti meninggikan nama-Ku.
Hosea 11 : 8-9
8 Masakan Aku membiarkan engkau, hai Efraim, menyerahkan engkau, hai Israel? Masakan Aku membiarkan engkau seperti Adma, membuat engkau seperti Zeboim? Hati-Ku berbalik dalam diri-Ku, belas kasihan-Ku bangkit serentak.
9 Aku tidak akan melaksanakan murka-Ku yang bernyala-nyala itu, tidak akan membinasakan Efraim kembali. Sebab Aku ini Allah dan bukan manusia, Yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan.
Hosea 11 : 10-11
10 Mereka akan mengikuti TUHAN, Ia akan mengaum seperti singa. Sungguh, Ia akan mengaum, maka anak-anak akan datang dengan gemetar dari barat,
11 seperti burung dengan gemetar datang dari Mesir, dan seperti merpati dari tanah Asyur, lalu Aku akan menempatkan mereka lagi di rumah-rumah mereka, demikianlah firman TUHAN.
Hosea 11 : 8-11
8 Masakan Aku membiarkan engkau, hai Efraim, menyerahkan engkau, hai Israel? Masakan Aku membiarkan engkau seperti Adma, membuat engkau seperti Zeboim? Hati-Ku berbalik dalam diri-Ku, belas kasihan-Ku bangkit serentak.
9 Aku tidak akan melaksanakan murka-Ku yang bernyala-nyala itu, tidak akan membinasakan Efraim kembali. Sebab Aku ini Allah dan bukan manusia, Yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan.
10 Mereka akan mengikuti TUHAN, Ia akan mengaum seperti singa. Sungguh, Ia akan mengaum, maka anak-anak akan datang dengan gemetar dari barat,
11 seperti burung dengan gemetar datang dari Mesir, dan seperti merpati dari tanah Asyur, lalu Aku akan menempatkan mereka lagi di rumah-rumah mereka, demikianlah firman TUHAN.
Hosea 11
Kasih TUHAN mengalahkan kedegilan orang Israel
1 Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir Kupanggil anak-Ku itu.
2 Makin Kupanggil mereka, makin pergi mereka itu dari hadapan-Ku; mereka mempersembahkan korban kepada para Baal, dan membakar korban kepada patung-patung.
3 Padahal Akulah yang mengajar Efraim berjalan dan mengangkat mereka di tangan-Ku, tetapi mereka tidak mau insaf, bahwa Aku menyembuhkan mereka.
4 Aku menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih. Bagi mereka Aku seperti orang yang mengangkat kuk dari tulang rahang mereka; Aku membungkuk kepada mereka untuk memberi mereka makan.
5 Mereka harus kembali ke tanah Mesir, dan Asyur akan menjadi raja mereka, sebab mereka menolak untuk bertobat.
6 Pedang akan mengamuk di kota-kota mereka, akan memusnahkan palang-palang pintu mereka, dan akan memakan mereka di benteng-benteng mereka.
7 Umat-Ku betah dalam membelakangi Aku; mereka memanggil kepada Baal dan berhenti meninggikan nama-Ku.
8 Masakan Aku membiarkan engkau, hai Efraim, menyerahkan engkau, hai Israel? Masakan Aku membiarkan engkau seperti Adma, membuat engkau seperti Zeboim? Hati-Ku berbalik dalam diri-Ku, belas kasihan-Ku bangkit serentak.
9 Aku tidak akan melaksanakan murka-Ku yang bernyala-nyala itu, tidak akan membinasakan Efraim kembali. Sebab Aku ini Allah dan bukan manusia, Yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan.
10 Mereka akan mengikuti TUHAN, Ia akan mengaum seperti singa. Sungguh, Ia akan mengaum, maka anak-anak akan datang dengan gemetar dari barat,
11 seperti burung dengan gemetar datang dari Mesir, dan seperti merpati dari tanah Asyur, lalu Aku akan menempatkan mereka lagi di rumah-rumah mereka, demikianlah firman TUHAN.
Efraim dan Yakub bapa leluhurnya
12 (12-1) Dengan kebohongan Aku telah dikepung oleh Efraim, dengan tipu oleh kaum Israel; sedang Yehuda menghilang dari dekat Allah, dari dekat Yang Mahakudus yang setia.
Roma 1
Salam
1 Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah.
2 Injil itu telah dijanjikan-Nya sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi-Nya dalam kitab-kitab suci,
3 tentang Anak-Nya, yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud,
4 dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita.
5 Dengan perantaraan-Nya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya.
6 Kamu juga termasuk di antara mereka, kamu yang telah dipanggil menjadi milik Kristus.
7 Kepada kamu sekalian yang tinggal di Roma, yang dikasihi Allah, yang dipanggil dan dijadikan orang-orang kudus: Kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus.
Paulus ingin ke Roma
8 Pertama-tama aku mengucap syukur kepada Allahku oleh Yesus Kristus atas kamu sekalian, sebab telah tersiar kabar tentang imanmu di seluruh dunia.
9 Karena Allah, yang kulayani dengan segenap hatiku dalam pemberitaan Injil Anak-Nya, adalah saksiku, bahwa dalam doaku aku selalu mengingat kamu:
10 Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk mengunjungi kamu.
11 Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan kamu,
12 yaitu, supaya aku ada di antara kamu dan turut terhibur oleh iman kita bersama, baik oleh imanmu maupun oleh imanku.
13 Saudara-saudara, aku mau, supaya kamu mengetahui, bahwa aku telah sering berniat untuk datang kepadamu--tetapi hingga kini selalu aku terhalang--agar di tengah-tengahmu aku menemukan buah, seperti juga di tengah-tengah bangsa bukan Yahudi yang lain.
14 Aku berhutang baik kepada orang Yunani, maupun kepada orang bukan Yunani, baik kepada orang terpelajar, maupun kepada orang tidak terpelajar.
15 Itulah sebabnya aku ingin untuk memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma.
Injil itu kekuatan Allah
16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
17 Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."
Hukuman Allah atas kefasikan dan kelaliman manusia
18 Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman.
19 Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka.
20 Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.
21 Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.
22 Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh.
23 Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar.
24 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka.
25 Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin.
26 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar.
27 Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.
28 Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas:
29 penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan.
30 Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua,
31 tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan.
32 Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang melakukannya.