Ringkasan Khotbah
18 Januari 2026
Bahan Pertemuan Kelompok Kecil
PERJUMPAAN YANG MENGUBAH HIDUP
Dalam konteks teologi Injil Yohanes, nas ini setidaknya punya dua tujuan utama. Pertama, nas ini ialah bagian argumentasi Yohanes bahwa Yesus ialah penggenap tempat ibadah. Di dalam PL, bangsa Israel mengalami tiga kali evolusi tempat ibadah: mezbah, Kemah Suci, dan Bait Allah. Yohanes menampilkan bahwa Yesus telah menggenapi ketiganya. Di pasal 1:14, Tuhan Yesus ditampilkan sebagai Kemah Suci yang sebenarnya. Di dalam perikop ini, Tuhan ditampilkan sebagai Bethel atau Rumah Allah yang sejati (1:51; bnd. Kej. 28:12). Puncaknya, di pasal 2:19-21, Tuhan Yesus ditampilkan sebagai Bait Allah yang sejati. Konsekuensinya, di pasal 4, Tuhan mengajar bahwa ibadah tidak lagi ditentukan oleh lokasi tetapi obyek. Tidak ada lagi konsep tempat kudus dan kurang kudus untuk menyembah Tuhan.
Kedua, nas ini berkaitan dengan pasal 1:10-13. Dunia memang tidak mengenal dan tidak mau menerima Kristus, penciptanya. Meski demikian, Yohanes mencatat masih ada orang-orang yang mau menerima kehadiran Kristus. Perikop ini memberi contoh beberapa orang yang mau menerima Kristus dan tidak menolaknya.
Selain dua hal itu, nas ini juga mengajar dua hal penting tentang pemuridan. Pertama, salah satu panggilan utama murid Yesus ialah memberitakan Dia. Di dalam perikop ini, kita melihat Filipus yang sudah menjadi murid memberitakan Tuhan pada Nathanael. Di bagian sebelumnya, kita juga melihat pola yang sama: Yohanes Pembaptis yang sudah mengenal siapa Tuhan mengarahkan kedua muridnya pada Tuhan. Andreas yang sudah mengenal Tuhan membawa Petrus saudaranya pada Tuhan. Bahkan berdasarkan tata Bahasa Yunaninya, D. A. Carson berpendapat bahwa kemungkinan besar Andreas jugalah yang membawa Filipus pada Tuhan (bnd. ay. 43). Apa yang jelas, ada pola yang sama: mengenal Tuhan harus berujung pada pemberitaan tentang Tuhan.
Beberapa orang pernah mengolok Kekristenan sebagai agama dengan system MLM. Tuduhan ini jelas keliru sebab tujuan utama kita memberitakan Tuhan bukan untuk menambah poin atau pahala, melainkan untuk menyelamatkan mereka dari kebinasaan (3:16). Justru adalah hal yang jahat jika kita tahu sebuah solusi besar tapi menyimpannya hanya untuk diri sendiri. Pertanyaan utama yang perlu kita pikirkan di sini justru apakah kita sudah sungguh-sungguh mengenal Tuhan?
Kedua, orientasi utama pemuridan ialah Kristus; Kristus harus menjadi daya tarik utamanya! Dalam nas tadi, Nathanael skeptis dengan pernyataan Filipus (ay. 46). Beberapa penafsir menduga bahwa sikap Nathanel ini nampaknya mencerminkan adanya rivalitas antar desa. Apa yang menarik, Barclay mencatat, Filipus tidak terjebak dalam debat kusir untuk membuktikan Yesus Adalah Mesias. Ia hanya memberi undangan sederhana pada Nathanael: “mari dan lihatlah!” (1:47). Ini sama dengan respon Tuhan terhadap kedua murid Yohanes yang ingin mengenal Dia (1:39).
Di sini kita diingatkan bahwa kita memang punya tugas memberikan pertanggung jawaban atas iman dan pengharapan kita (1Pet. 3:15). Meski demikian, kita harus ingat pada akhirnya, debat dan argumentasi tidak banyak mempertobatkan orang. William Barclay pernah mengatakan sesuatu yang tepat sekali, “The only way to convince a man of the supremacy of Christ is to confront him with Christ. On the whole, it is true to say that it is not argumentative and philosophical preaching and teaching which have won men for Christ; it is the presentation of the story of the cross.” (Terjemahan: Satu-satunya cara untuk meyakinkan seseorang mengenai keunggulan Kristus ialah dengan mempertemukannya dengan Kristus. Secara keseluruhan, memang benar bahwa bukan khotbah dan pengajaran yang argumentatif dan filosofis yang telah memenangkan hati manusia bagi Kristus; melainkan penyajian kisah salib).
Ini juga menjadi pengingat bagi kita untuk tidak menjadikan hal-hal selain Kristus sebagai daya tarik utama dalam pemuridan. Gereja hari ini bisa terjebak pada intelektualisme; tetapi gereja juga harus berhati-hati dengan godaan entertainment atau Injil Moral Terapeutik. Kristus adalah pusat Kekristenan, sehingga hanya Dialah yang seharusnya menjadi alasan utama seseorang datang menjadi murid-Nya.
- Bagikan pada anggota yang lain apa hal yang paling membekas bagi Anda dari kotbah hari Minggu kemarin (Ilustrasi? Poin kotbah? Suasana hati Anda? Dsb)? Mengapa?
- “Konsekuensinya, di pasal 4, Tuhan mengajar bahwa ibadah tidak lagi ditentukan oleh lokasi tetapi obyek. Tidak ada lagi konsep tempat kudus dan kurang kudus untuk menyembah Tuhan.” Apa aplikasi yang Anda bisa tarik dari kebenaran ini?
- Apakah Anda setuju dengan pernyataan bahwa “Kekristenan adalah agama MLM.” Mengapa? Lantas apa tujuan utama kita memberitakan Tuhan Yesus?
- Menurut Anda, apakah gereja Anda sudah menjadikan Kristus sebagai daya tarik utama gereja Anda? Apa alasannya?
- Bagaimana gereja bisa menolong seseorang berjumpa dengan Kristus?
Apakah Anda sudah mengenal dan mengalami Tuhan? Apakah Anda mau menceritakan Dia pada orang lain?
Doakan agar para murid Kristus tidak hanya menikmati keselamatan untuk diri sendiri, melainkan tergugah untuk mengabarkannya pada orang-orang yang tengah sekarat dalam dosa.
Yohanes 1:43-51
43 Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!"
44 Filipus itu berasal dari Betsaida, kota Andreas dan Petrus.
45 Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret."
46 Kata Natanael kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?"
47 Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"
48 Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara."
49 Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!"
50 Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu."
51 Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."
Yohanes 1:14
14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
Yohanes 1:51
51 Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."
Kejadian 28:12
12 Maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik di tangga itu.
Yohanes 2:19-21
19 Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."
20 Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?"
21 Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.
Yohanes 4
Percakapan dengan perempuan Samaria
1 Ketika Tuhan Yesus mengetahui, bahwa orang-orang Farisi telah mendengar, bahwa Ia memperoleh dan membaptis murid lebih banyak dari pada Yohanes
2 --meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya, --
3 Iapun meninggalkan Yudea dan kembali lagi ke Galilea.
4 Ia harus melintasi daerah Samaria.
5 Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf.
6 Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.
7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: "Berilah Aku minum."
8 Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.
9 Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?" (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.)
10 Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup."
11 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?
12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?"
13 Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,
14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."
15 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah aku air itu, supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air."
16 Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini."
17 Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya: "Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,
18 sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar."
19 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi.
20 Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah."
21 Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."
25 Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami."
26 Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau."
27 Pada waktu itu datanglah murid-murid-Nya dan mereka heran, bahwa Ia sedang bercakap-cakap dengan seorang perempuan. Tetapi tidak seorangpun yang berkata: "Apa yang Engkau kehendaki? Atau: Apa yang Engkau percakapkan dengan dia?"
28 Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ:
29 "Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?"
30 Maka merekapun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus.
31 Sementara itu murid-murid-Nya mengajak Dia, katanya: "Rabi, makanlah."
32 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal."
33 Maka murid-murid itu berkata seorang kepada yang lain: "Adakah orang yang telah membawa sesuatu kepada-Nya untuk dimakan?"
34 Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
35 Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.
36 Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita.
37 Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Yang seorang menabur dan yang lain menuai.
38 Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang-orang lain berusaha dan kamu datang memetik hasil usaha mereka."
39 Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: "Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat."
40 Ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya, supaya Ia tinggal pada mereka; dan Iapun tinggal di situ dua hari lamanya.
41 Dan lebih banyak lagi orang yang menjadi percaya karena perkataan-Nya,
42 dan mereka berkata kepada perempuan itu: "Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia."
Kembali ke Galilea
43 Dan setelah dua hari itu Yesus berangkat dari sana ke Galilea,
44 sebab Yesus sendiri telah bersaksi, bahwa seorang nabi tidak dihormati di negerinya sendiri.
45 Maka setelah ia tiba di Galilea, orang-orang Galileapun menyambut Dia, karena mereka telah melihat segala sesuatu yang dikerjakan-Nya di Yerusalem pada pesta itu, sebab mereka sendiripun turut ke pesta itu.
Yesus menyembuhkan anak pegawai istana
46 Maka Yesus kembali lagi ke Kana di Galilea, di mana Ia membuat air menjadi anggur. Dan di Kapernaum ada seorang pegawai istana, anaknya sedang sakit.
47 Ketika ia mendengar, bahwa Yesus telah datang dari Yudea ke Galilea, pergilah ia kepada-Nya lalu meminta, supaya Ia datang dan menyembuhkan anaknya, sebab anaknya itu hampir mati.
48 Maka kata Yesus kepadanya: "Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya."
49 Pegawai istana itu berkata kepada-Nya: "Tuhan, datanglah sebelum anakku mati."
50 Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, anakmu hidup!" Orang itu percaya akan perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi.
51 Ketika ia masih di tengah jalan hamba-hambanya telah datang kepadanya dengan kabar, bahwa anaknya hidup.
52 Ia bertanya kepada mereka pukul berapa anak itu mulai sembuh. Jawab mereka: "Kemarin siang pukul satu demamnya hilang."
53 Maka teringatlah ayah itu, bahwa pada saat itulah Yesus berkata kepadanya: "Anakmu hidup." Lalu iapun percaya, ia dan seluruh keluarganya.
54 Dan itulah tanda kedua yang dibuat Yesus ketika Ia pulang dari Yudea ke Galilea.
Yohanes 1:10-13
10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
Yohanes 1:43
43 Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!"
Yohanes 3:16
16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yohanes 1:46
46 Kata Natanael kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?"
Yohanes 1:47
47 Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"
Yohanes 1:39
39 Ia berkata kepada mereka: "Marilah dan kamu akan melihatnya." Merekapun datang dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat.
1 Petrus 3:15
15 Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat,
Daniel 9:25
25 Maka ketahuilah dan pahamilah: dari saat firman itu keluar, yakni bahwa Yerusalem akan dipulihkan dan dibangun kembali, sampai pada kedatangan seorang yang diurapi, seorang raja, ada tujuh kali tujuh masa; dan enam puluh dua kali tujuh masa lamanya kota itu akan dibangun kembali dengan tanah lapang dan paritnya, tetapi di tengah-tengah kesulitan.
Yesaya 32:1
1 Sesungguhnya, seorang raja akan memerintah menurut kebenaran, dan pemimpin-pemimpin akan memimpin menurut keadilan,
Yesaya 61:1
1 Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara,
Matius 16:16
16 Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
Keluaran 4:22
22 Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman TUHAN: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung;
Hosea 11:1
1 Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir Kupanggil anak-Ku itu.
Yohanes 3:16a
16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,
Roma 5:10
10 Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!
2 Tesalonika 1:9
9 Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya,
Yohanes 1:12
12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
Galatia 3:26
26 Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.
Roma 8:15
15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"
Roma 8:14
14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.