17 September 2023

RINGKASAN KHOTBAH
17 SEPTEMBER 2023

Bahan Pertemuan Kelompok Kecil

WARGA KERAJAAN SURGA
Filipi 3 : 17-21

Dalam bagian sebelumnya (3:12-16), Paulus mengajak Jemaat untuk tetap bertumbuh secara rohani. Akan tetapi, apa maksudnya bertumbuh secara rohani itu? Dalam teologi Paulus, pertumbuhan rohani itu bicara soal keserupaan dengan Kristus. Makin bertumbuh berarti kita makin meniru sikap dan karakter Kristus Tuhan (Rm. 8:29). Hanya saja, kita tidak tahu semua hal mengenai sikap dan karakter Kristus, serta apa saja yang dilakukan-Nya semasa di dunia (bnd. Yoh. 21:25). Di sinilah kita perlu belajar dari saudara seiman yang telah bergumul untuk menghadirkan Kristus di hidupnya.

Paulus menyadari hal ini, itu sebabnya ia berani berkata agar Jemaat meneladani (lit. meniru) dia. Tapi bukan hanya dia, melainkan juga semua orang lain yang juga berjuang menghadirkan Kristus melalui hidup mereka (ay. 17). Secara alami, manusia adalah makhluk yang cara belajar utamanya ialah dengan meniru orang lain. Itu sebabnya, Injil akan lebih mudah kita pahami ketika ia lebih banyak diperagakan ketimbang hanya berhenti hanya sampai diajarkan. Karena itulah, kita perlu banyak meniru mereka yang meniru Kristus agar kita juga makin seperti Kristus.

Namun, bukan hanya itu, Paulus melanjutkan ada alasan lain mengapa kita perlu meniru mereka yang meniru Kristus, yakni karena adanya contoh tandingan yang buruk. Di ay. 18 dia mengatakan bahwa ada banyak orang yang telah menjadi seteru salib Kristus. Sebagian besar penafsir Alkitab menduga bahwa seteru yang dimaksud di sini bukanlah orang di luar gereja, melainkan orang di dalam gereja. Kemungkinan mereka adalah orang-orang Yahudi Kristen yang dibicarakan Paulus di ayat 1-3. Mereka ada di dalam gereja, tetapi ajaran dan cara hidup mereka bertentangan dengan Injil. Ini tentu berbahaya sebab diam-diam mereka malah menghalangi kita makin seperti Kristus.

Paulus kemudian sedikit berbelok memberi deskripsi mengenai para seteru ini; Ada empat hal yang digunakan Paulus untuk menyebut mereka (ay. 19). Pertama, kesudahan mereka ialah kebinasaan: gaya hidup mereka yang bertentangan dengan Injil pada akhirnya membawa mereka pada hukuman kekal. Kedua, Tuhan mereka ialah perut mereka: mereka fokus pada kesenangan diri, bukan kehendak Allah. Ketiga, kemuliaan mereka ialah aib mereka: hal ini nampaknya bicara soal kebanggaan mereka atas hal-hal yang seharusnya memalukan. Tapi bisa juga hal ini merujuk pada bentuk penghukuman, yakni pada akhirnya mereka akan dipermalukan. Terakhir, pikiran mereka tertuju pada hal-hal duniawi.

Paulus lantas mengingatkan Jemaat mengenai identitas utama mereka: Warga Negara Surgawi. Nampaknya ada dua hal yang Paulus maksudkan Ketika berbicara mengenai status warga negara ini. Pertama, kesetiaan dan gaya hidup mereka harus bersifat surgawi; pada Kristus. Status sebagai “Roma Kecil” adalah sebuah kebanggaan besar bagi orang Filipi. Akan tetapi, Paulus mengingatkan bahwa itu bukanlah identitas utama mereka. Mereka adalah Warga Negara Surga, dan sebagai warga negara surga kesetiaan mereka ialah pada Kristus, cara hidup mereka harus menampilkan Dia. Kedua, menularkan cara hidup Kerajaan Allah. Pada masa itu, Roma memang menyebar orang-orangnya karena beberapa alasan eknomis-politis. Salah satunya ialah menyebarkan gaya hidup dan loyalitas pada pemerintahan mereka. Sama seperti itu, Jemaat juga perlu menyebarkan gaya hidup surgawi dan membawa orang lain tertarik menjadi warga negara surga.

Sederhananya, hari ini kita diingatkan dua panggilan utama kita sebagai Warga Negara Surga. Pertama, kita harus makin serupa dengan Kristus. Salah caranya ialah dengan meniru mereka yang meniru Kristus. Ini penting sebab ada contoh tandingan yang salah di sekeliling kita. Kedua, kita dipanggil untuk menghadirkan cara hidup Kerajaan Allah sehingga orang lain tertarik dan turut menjadi Warga Negara Surga.

×

Filipi 3 : 12-16

12 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.

13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,

14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

15 Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan dinyatakan Allah juga kepadamu.

16 Tetapi baiklah tingkat pengertian yang telah kita capai kita lanjutkan menurut jalan yang telah kita tempuh.

×

Roma 8 : 29

29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

×

Yohanes 21 : 25

25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

×

Filipi 3 : 17

17 Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu.

×

Filipi 3 : 18

18 Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.

×

Filipi 3 : 1-3

1 Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah dalam Tuhan.

(3-1b) Menuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan memberi kepastian kepadamu.

2 Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat yang palsu,

3 karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah.

×

Filipi 3 : 19

19 Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

  1. Bagikan pada anggota yang lain apa hal yang paling membekas bagi Anda dari kotbah hari Minggu kemarin (Ilustrasi? Poin kotbah? Suasana hati Anda? Dsb)? Mengapa?
  2. Menurut Anda apa artinya bertumbuh secara rohani itu? Apa artinya menjadi seperti Kristus?
  3. Apa saja teladan buruk yang ditularkan para seteru salib Kristus? Bagaimana Anda mendapatinya dalam konteks hari ini??
  4. Apa maksud Paulus ketika mengingatkan Jemaat bahwa mereka adalah Warga Kerajaan Surga?
  5. Bagaimana identitas sebagai Warga Surga menolong kita bersikap dan berperilaku setiap hari?
  6. Apa yang akan Anda lakukan agar orang lain juga tertarik menjadi Warga Negara Surga?
Pikirkan satu orang yang akan Anda tunjukkan keindahan menjadi Warga Negara Sorga. Bagaimana Anda akan menampilkan keindahan status itu pada orang tersebut?
  1. Doakan agar Jemaat GKA memiliki teladan rohani yang tepat, yang menolong mereka bertumbuh seperti Kristus.
  2. Doakan agar Jemaat GKA Gloria juga menjadi teladan yang baik bagi orang lain, yang menolong orang-orang itu makin seperti Kristus.
Download Ringkasan Khotbah
Download Ringkasan Khotbah
Tutup Ringkasan Khotbah
Tutup Ringkasan Khotbah